Segelas Teh Hijau Di Ujung Maut Bagian II

Oleh : Mahir Alfaruq Daizzulhaq Kelas VIII Mumtaz Tentu aku cukup senang. Doa dan harapan terus ku panjatkan agar setelah lulus dari Perguruan Tinggi nanti. Aku bisa membahagiakan kedua orangtua-ku. Akan tetapi, ada juga rasa sedikit bersedih di waktu yang bersamaan. Karena aku harus berpisah, meninggalkan kedua orangtua-ku di kampung. Tapi tak mengapa, semuanya demi […]