Kerusakan Lingkungan Menurut Alquran

Oleh : Abdzan Eiza Karim Kelas IX Salaf 1

Bumi adalah tempat dimana berbagai macam kehidupan bergantung untuk bertahan hidup. Mulai dari kita sebagai manusia sampai mahluk mikroba yang berukuran sepersekian milimeter. Bumi memang diciptakan oleh Allah sebagai sumber kehidupan bagi seluruh makhluk, dan kita ditugaskan langsung oleh pencipta kita untuk menjaga bumi ini.

Allah berfirman di dalam surah Al-Baqarah Ayat 30 yang berbunyi :

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Disana Allah berfirman kepada para malaikat bahwa Allah akan menjadikan manusia khalifah atau pemimpin di bumi ini. Namun para malaikat khawatir jika akan terjadi kerusakan di bumi ini jika manusia yang menjadi khalifah.

Dalam banyak tafsir ayat tersebut, Allah memilih manusia karena manusia dianugrahi akal yang bahkan para malaikat juga tidak mempunyainya. Dan, kenapa Allah menganugrahi kita akal ?.

Supaya kita bisa menjaga kehidupan di bumi ini menjadi lebih sejahtera dan terjaga bagi semua umat manusia dan seluruh mahkluk hidup.

Tetapi, apa yang terjadi saat ini ?. Apakah kehidupan di bumi semakin lebih baik? Apakah alam menjadi lebih lestari dengan kehidupan flora faunanya?.

Suhu kian memanas, hutan banyak yang gundul. Kerusakan alam sudah terjadi dimana- mana dan bencana alam hampir setiap hari mengisi berita di televisi dan media lainnya.

Dan, jika kita baca kembali Alquran, maka jawabannya sudah ada. Jawaban ini ada di Surah Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi :

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sebab dari kerusakan di bumi ini terjadi karena ulah serakah sebagian manusia. Dan kerusakan alam ini merupakan peringatan dari Allah kepada manusia supaya mereka sadar akan apa yang mereka lakukan terhadap alam dan makhluk hidup lainnya.

Mirisnya, di negara kita telah banyak eksploitasi tambang yang berlebihan sampai penebangan hutan yang menyebabkan kekeringan, kebakaran, banjir bandang, dan tanah longsor. Seperti tahun lalu, dimana wilayah Aceh dan Sumatra telah terjadi banjir bandang yang dahsyat akibat penebangan hutan dan tambang berlebihan.

Menurut BNPB terdapat lebih dari 1.189 korban jiwa akibat banjir bandang tersebut. Dan sampai hari ini masih banyak wilayah yang belum pulih secara total. Masih banyak bangunan, jalan, dan fasilitas lainnya yang rusak.

Lalu, apakah bencana dan bencana ini akan membuat Indonesia lebih baik kedepannya jika penanganannya selalu terlambat ?. Apakah betul kita akan menuju Indonesia Emas 2045 ?.

Saya bertanya sebagai santri dan generasi muda Indonesia yang peduli terhadap masa depan Indonesia kedepan. Tetapi lagi-lagi bencana masih saja terjadi. Terbaru ada banyak lahan hutan dan gambut yang terbakar di Sumatra, Kalimantan, dan sebagian wilayah Jawa.

Berdasarkan data yang saya temukan di Tempo.co, jumlah luas hutan yang terbakar dari awal 2026 sampai hari ini ialah seluas 178.232 hektar.

Lalu bagaimana atau apa solusi bagi pemerintah kita agar peristiwa ini tidak terjadi lagi setiap tahunnya ?. Jawabannya telah dicontohkan oleh Rasullulah SAW di masa lalu.

Rasullullah pernah bersabda : “Barang siapa yang memotong pohon sidrah ( pohon bidadari yang rindang) maka Allah akan menundukan kepalanya ke dalam neraka”.

Hadist ini menjelaskan bahwa, Rasullullah memang melarang keras bagi siapapun untuk memotong atau menebang pohon sidrah. Bayangkan nabi kita bersabda sekitar 1400 tahun yang lalu. Namun apa yang terjadi sekarang ?

Banyak sekali oknum yang menebang hutan hutan di indonesia termasuk hutan di wilayah Sumatra. Menurut data di Kompas.id sudah ditemukan sekitar 28 mengeksploitasi hutan di Sumatra.Sehingga mengakibatkan kerentanan tanah yang membahayakan warga sekitar.

Jadi solusi dan masukan bagi pemerintahan negara kita adalah, jangan pernah mengambil sumber daya alam secara berlebihan terutama sumber daya hutan. Karena sesuatu yang berlebihan pasti berakibat buruk.

Dan juga, dari tulisan ini marilah kita sama sama untuk berupaya dengan tenaga dan pikiran kita untuk selalu melestarikan alam tercinta kita. Karena ketika alam sudah kita rawat sebagaimana mestinya maka alam akan memberikan kehidupan yang aman bagi kita di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Siap Berkompetisi di OMI IPS 2026
Siap Berkompetisi di OMI IPA 2026

Prestasi

Terbaik 4 Sing A Long
Juara III Tenis Meja T...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman